Hi bikers, kali ini Mas Broer akan menyampaikan pengalaman setelah mengganti oli nya CBR 250. Kemarin pas KM motor mencapai 2.000 Saya putuskan untuk mengganti oli dikarenakan bukan jaraknya yang sudah mencapai 2.000 KM akan tetapi motor ini jarang sekali Saya pakai cuman dipanasi doang selama kurang lebih 5 bulan. Saatnya keluar kandang dan Saya lap… Masih kinclong khan? he..he

cbr 250 abs thailand CBUNah, menurut mekanik Saya oli tetap harus diganti karena viscositas oli akan menurun jika motor tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama, Sewaktu Saya pakai setelah lama di Garasi. Terasa di tarikan yang agak lelet serta vibrasi yang berlebihan.

Segera Saya merapat ke AHASS terdekat, kebiasaan Saya sewaktu mengganti oli; filter oli juga harus diganti. Nah, ternyata ada masalah…. Ahass tidak ready sparepartnya dan Saya disodorin blangko inden filter oli. Hadeuuhhhh… Padahal oli udah terlanjur di tap, kenapa gak bilang dari tadi…! Kemudian Saya tanyakan ke mekanik untuk filter oli subtitusinya bisa pakai apa? Si mekanik menjawab pelan, “bisa pakai punya Kawasaki Kaze, mas”.

Langsung aja aku telpon ke rumah minta tolong carikan filter olinya Kawasaki Kaze, dan setelah 30 menitan datenglah filter olinya. Harga filter oli Kaze sekitar 14 rb, agak jauh dari orinya Honda CBR 250 yang mencapai 80 rb an (+ ongkir dll). filter oli kawasaki kazeSetelah saya perhatikan dimensi dan bentuknya sama persis, cm kalau di filter orinya CBR ada tulisan Out-Side agar gak kebalik. Di filter oli Kaze polosan tanpa tulisan, kok bisa ya barangnya sama tapi harganya beda jauh? Mungkin kualitas beda kali ya?

filter oli CBR 250Kemudian dipasanglah oli filter tersebut, oli Saya menggunakan Fastron Techno SAE 10 – 40 dengan API SERVICE SN. Harga oli perliternya sekitar 70 rb an, CBR 250 ABS CBU menggunakan 1,2 L oli. Saya selalu percayakan kepada oli ini karena produk lokal (cintailah produk dalam negeri) dan oli ini sudah menggunakan teknologi nano sehingga celah mesin terkecilpun dapat terjangkau oleh oli ini.

Selesai sudah proses ganti olinya, dan setelah distarter mesin menjadi halus kembali serta tarikan nafas lebih panjang. Untuk mencapai 100 KM/Jam sangat enteng serta hantaman angin minimal karena design fairing yang sempurna. Itupun baru gigi 5 dengan RPM 6.000 an, geber dikit eh dah sampai 130 KM/Jam, masih stabil dan sisa powernya masih buanyaaaaak. Tapi sayang nyali mengecil… he..he.

Yang saya sukai dari CBR 250 adalah handlingnya yang ringan di jalan macet seperti di Surabaya, dan mesin tidak sepanas motor Kawasaki ER6n, yah saatnya pakai CBR 250 dulu lah… kayaknya sih ER6n masuk kandang dulu. Cm kalau untuk touring jarak jauh CBR 250 gak akan Saya pakai karena posisi menunduknya membuat di tangan amat sangat pegal.

Kayaknya sih sampai di sini dl artikel tentang pengganti filter oli cbr 250. Ada komentar dari para Bikers?? Ayo isi komentarnya ya. TKS